|
PROPOSAL
|
USAHA PEMBENIHAN
IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias sp.)
d’youch fish
farm
KELOMPOK PEMBUDIAYA IKAN (POKDAKAN)
THE YOUNG
GENERATION OF CHANGE (d’youch)
Desa Sinarjaya RT 002/006 Kecamatan Cigeulis
Kabupaten Pandeglang 42282. Hp. 0819-1087-0017,
Email : azizialbanteni@yahoo.co.id
PROPOSAL
|
USAHA PEMBENIHAN
IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias sp.)
diajukan kepada
:
IBU HJ. RATU ATUT CHOSIAH, SE
GUBERNUR BANTEN
KELOMPOK PEMBUDIAYA IKAN (POKDAKAN)
THE YOUNG
GENERATION OF CHANGE (d’youch)
Desa Sinarjaya Blok Sukatani rt 002/003
Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang 42282.
Hp 0819-1087-0017,
Email : azizialbanteni@yahoo.co.id
|
I.
PENDAHULUAN
|
بسم
الله الرّحمن الرّحيم
Manusia dengan berbagai potensi yang dimiliki
diperintahkan untuk berusaha dalam menyongsong rizki yang telah disediakan
Alloh Swt di alam dunia ini. Tentunya dengan usaha yang halal sehingga mendapat
ridho dari-Nya. Sebagai ummat Rasululloh Saw, tentunya kita harus senantiasa
mengikuti dan mencontoh akhlak beliau, sehingga apabila kita ingin mengambil
sumber mata pencaharian dari jalan wirausaha, maka tirulah bagaimana
prinsip-prinsip Rasululloh Saw berwirausaha, sebagaimana kita ketahui bahwa
beliau adalah sebagai sosok pebisnis yang handal juga sebagai pribadi yang
jujur sehingga beliau mendaptkan gelar al-amin.
|
Latar Belakang
|
Ikan lele merupakan salah satu ikan
konsumsi yang sangat digemari masyarakat. Ikan lele relatif mudah dipelihara
karena dapat dipelihara dalam wadah yang miskin oksigen, pertumbuhannya cepat,
produksi tinggi, panen lebih cepat, kemampuan bertelur dan daya tetas telur
tinggi, lebih tahan terhadap penyakit, kualitas daging lebih unggul, dan teknik
pemeliharaan yang mudah juga sifat lele yang rakus sehingga mudah dalam
pemberian pakan. Rasa ikan lele yang khas juga membuat ikan ini banyak diminati
orang untuk dikonsumsi. Oleh karena itu harga lele kian meningkat seiring
banyaknya permintaan.
Ikan Lele Sangkuriang (Clarias sp.)
memiliki potensi pasar yang masih tinggi meskipun sudah banyak dibudidayakan.
Menurut Nasrudin (2010), ramainya bisnis lele sangkuriang tidak lepas dari
prospek atau jaminan keuntungan yang akan diraup bagi siapa yang melakoninya.
Selain itu, pasar yang masih terbuka lebar, baik untuk segmen pembenihan maupun
pembesaran. Tingkat permintaan terhadap komoditas ini pun semakin tinggi dari
waktu ke waktu. Selain itu, menurut Khairuman dan Amri (2010), tumbuh dan
berkembangnya usaha budidaya lele tidak terlepas dari program pemerintah yang
mencanangkan Indonesia sebagai produsen terbesar ikan konsumsi atau hasil
budidaya dunia tahun 2015. Untuk mencapai target tersebut, secara nasional
diproyeksikan kenaikan produksi perikanan budidaya pada akhir tahun 2014 sebesar
353%.
Menurut Kementrian Kelautan dan
Perikanan Republik Indonesia, produksi perikanan Indonesia tahun 2010 mencapai
10,83 juta ton atau naik 10,29% dibandingkan dengan tahun 2009 sebanyak 9,82
juta ton. Tahun 2013 ini produksi ikan ditargetkan meningkat lagi menjadi
sebesar 12,26 juta ton, sampai tahun 2014 produksi perikanan Indonesia
ditargetkan mencapai 22,39 juta ton dan sekitar 16,89 juta ton diantaranya
merupakan hasil budidaya. Salah satu jenis ikan konsumsi yang sangat diandalkan
adalah ikan lele. Pada acara Festival Raya Lele Nusantara 2010, di Parkir Timur
Senayan, Jakarta, Menteri Kelautan dan Perikanan menyatakan bahwa dalam
beberapa tahun terakhir budidaya lele merupakan yang paling banyak dilakukan
masyarakat. Menurutnya, peningkatan produksi dan konsumsi ikan lele yang sangat
signifikan tersebut mempertegas posisi lele sebagai komoditas ikan pilihan
rakyat. Untuk itu, dalam rangka mengejar target produksi ikan secara nasional,
khusus untuk lele, produksinya digenjot naik 4,5 kali lipat (450%) dari 200.000
ton pada tahun 2009 menjadi satu juta ton pada tahun 2014 (Khairuman dan Amri
(2010).
|
Tujuan
|
Adapun tujuan usaha ini adalah
1. Memanfaatkan potensi
Desa Sinarjaya (Mengoptimalkan
lahan kurang produktif) khususnya dan Pandeglang pada umumnya guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan,
sikap, dan motivasi masyarakat, terutama dalam rangka meningkatkan pendapatan
dan kesejahteraanya.
2. Menjadi mitra
usaha yang melayani dan mensejahterakan masyarakat dalam bidang perikanan
3. Menyediakan lapangan pekerjaan
sehingga dapat mengurangi pengangguran
4. Memberikan contoh kepada generasi
muda untuk berwira usaha
|
II. RENCANA KEGIATAN USAHA
|
|
Profil Usaha
|
Nama Usaha : The Young
Generation Of Change (d’youch)
Bidang Usaha : Pembenihan ikan
Lele Sangkuriang (Clarias sp.)
Pengelola :
KETUA
Nama :
No. Telp/Hp. :
Alamat : Blok Bedeng rt 03/01 Desa
Bangbayang
Kec. Lemahsugih Kab. Pandeglang 45465
BENDAHARA
Nama :
No. Telp/Hp. : 0857-1039-5857
Alamat : Bumi Telukjambe Blok R/64 Ds.
Sukaluyu
Kec. Telukjambe Timur Karawang 41361
Tanggal
dibentuk : 26 Oktober 2013
Alamat Usaha : Blok Sukatani rt 002/003 Desa Sinarjaya Kecamatan
Cigeulis Kabupaten Pandeglang 42282.
No. Telp/HP : 0819-1087-0017
Analisis SWOT
Strenght (Kekuatan/kelebihan)
-
SDM
-
Ahli teknologi perikanan budidaya
-
Konsultan Perikanan IPB
-
Kerjasama dengan pemilik lahan setempat
-
Suplai air cukup
-
Permintaan pasar tinggi
-
Kondisi lingkungan ideal
Weakness (kelemahan)
-
Modal keuangan
-
Belum punya Kendaraan
-
Akses pasar saprodi
Opportunity (peluang)
-
Mitra H. Didi untuk pemasaran
lele BS dan konsumsi
-
Mitra Pasar pecel lele untuk lele
konsumsi
-
Mitra PT. Pokhphand
-
Ikatan petani lele Cigeulis
-
Pengembangan usaha produktif
-
Permintaan pasar tinggi
-
Pembesar lele di Pandeglang mencapai 60
orang, selama ini pasokan benih dari Balai Benih Ikan Air Tawar milik
Pemda. Pembenih ikan di Pandeglang baru ada
4 orang (data dinas pertanian dan perikanan Pandeglang 2013)
Threat (ancaman)
-
Pesaing
-
Fluktuasi harga
Target dan
Strategi
Setiap usaha
akan cepat mengalami kemajuan dan berkembang usahanya apabila memiliki target
dan strategi yang jelas. Adapun target dan strategi yang kami terapkan dapat
dilihat pada tabel dibawah ini.
|
TARGET
|
STRATEGI
|
|
1. Memiliki sarana tempat. Target
waktu 1 bulan
2. Memiliki perencanaan keuangan. Target waktu 3 bulan.
3. Menjadi pusat penampungan dan penjualan lele
Konsumsi untuk daerah Cigeulis
dan sekitarnya, target waktu 6 bulan.
4. Memiliki Pelanggan / Pasar yang tetap dan loyal,
target waktu 6 tahun
|
1.1
Bermitra dengan Petani ikan
1.2
Memasang kolam pembenihan
2.1 Membuat
surat perjanjian kerjasama dengan sistem bagi hasil yang jelas
2.2 Membuat
sistem pelaporan keuangan yang mudah, transparan dan dapat
dipertanggungjawabkan
3.1
Bermitra dengan H.
Didi
3.2
Menampung hasil panen
petani dengan harga standar
3.3
Membeli lele konsumsi di
daerah dengan harga standar
4.1 Memprioritaskan
pasar dengan sistem pembayaran cash and carry
4.2 Memprioritaskan pasar yang telah dikenal
kredibilitasnya
4.3 Uji coba marketing pada pelanggan baru dengan
sistem tutup 1 bon, (berdasarkan kekuatan kelompok dan hanya untuk lele
konsumsi)
4.4 Menyenangkan pelanggan dengan disiplin ukuran
sesuai pesanan, Orientasi Pelanggan (market driven co.idpany)
|
|
|
Jadwal Produksi
Kegiatan budidaya ikan lele
sangkuriang di kolam terpal direncanakan selama dua bulan untuk satu periode
pemeliharaan, dan dalam satu tahun dilaksanakan 5 periode pemeliharaan dengan
sisa waktu lebih kurang dua bulan untuk masa persiapan dan perbaikan di sela
periode pemeliharaan berikutnya. Adapun sebagai gambaran, jadwal dari rencana
budidaya lele Sangkuriang di kolam terpal dalam 1 tahun.
1. Periode
I : Awal Januari s/d akhir
Februari 2014
2. Periode
II : Pertengahan Maret s/d
pertengahan Mei 2014
3. Periode
III : Awal Juni s/d akhir
Juli 2014
4. Periode
IV : Pertengahan Agustus s/d
pertengahan Oktober 2014
5. Periode
V : Akhir Oktober s/d akhir
Desember 2014
|
PERIODE
|
BULAN
|
|||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
11
|
12
|
|
|
1
|
||||||||||||
|
2
|
||||||||||||
|
3
|
||||||||||||
|
4
|
||||||||||||
|
5
|
||||||||||||
Adapun untuk kegiatan setiap bulannya hal yang dilakukan
meliputi :
|
No
|
Kegiatan
|
Minggu ke-
|
|||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
||
|
1
|
persiapan wadah
|
||||||
|
2
|
Pengadaan induk
|
||||||
|
3
|
Perkawinan dan
pemijahan
|
||||||
|
4
|
Kultur pakan alami
|
||||||
|
5
|
Penetasan telur
|
||||||
|
6
|
Pemberian pakan
|
||||||
|
7
|
Pengelolaan kualitas
air
|
||||||
|
8
|
Pengendalian hama dan
penyakit
|
||||||
|
9
|
Pemantauan pertumbuhan
|
||||||
|
10
|
Pemanenan dan
pemasaran
|
||||||
|
|
|||||||
III.
RENCANA PENGGUNAAN BANTUAN DANA
|
Jumlah dana yang diperlukan oleh kelompok kami sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah). Rencana
penggunaan/pemanfaatan dari bantuan dana dalam kegiatan budidaya ikan lele di kolam terpal adalah
sebagai berikut :
a. Biaya
investasi
|
No
|
Komponen
|
Jumlah Barang
|
Harga Satuan
|
Jumlah
|
|
|
1
|
Sewa Lahan
|
2100 m2/ 2 th
|
Rp 2.500.000
|
Rp 5.000.000
|
|
|
2
|
Kolam :
|
20 Kolam
|
|||
|
Bambu
|
100 Btg
|
Rp 10.000
|
Rp 1.000.000
|
||
|
Terpal A12
|
255 m2
|
Rp 11.000
|
Rp 2.805.000
|
||
|
Paku
|
20 Kg
|
Rp 14.000
|
Rp 280.000
|
||
|
Kawat
|
10 Kg
|
Rp 20.000
|
Rp 200.000
|
||
|
Anti Rayap
|
2 Klg
|
Rp 40.000
|
Rp 80.000
|
||
|
3
|
Kakaban
|
60 Bh
|
Rp 8.000
|
Rp 480.000
|
|
|
4
|
Induk
|
3 Paket
|
Rp 800.000
|
Rp 2.400.000
|
|
|
5
|
Baskom
|
10 Bh
|
Rp 20.000
|
Rp 200.000
|
|
|
6
|
Hapa
|
7 bh
|
Rp 80.000
|
Rp 560.000
|
|
|
7
|
Pompa Celup
|
2 Bh
|
Rp 500.000
|
Rp 1.000.000
|
|
|
8
|
Biaya Pembangunan
(3 Org)
|
25 HKP
|
Rp 75.000
|
Rp 5.625.000
|
|
|
9
|
Pendalaman Sumur
|
Rp 500.000
|
Rp 500.000
|
||
|
10
|
Jet pump
|
2 bh
|
Rp 1.500.000
|
Rp 3.000.000
|
|
|
11
|
Toren
|
1 bh
|
Rp 500.000
|
Rp 500.000
|
|
|
12
|
Drum
|
3 bh
|
Rp 100.000
|
Rp 300.000
|
|
|
13
|
Pipa paralon dan perlengkapan
|
10 bh
|
Rp 35.000
|
Rp 350.000
|
|
|
14
|
Palu
|
5 bh
|
Rp 30.000
|
Rp 150.000
|
|
|
15
|
Lampu Senter
|
5 bh
|
Rp 25.000
|
Rp 125.000
|
|
|
16
|
Rumah Jaga &
Gudang Pakan
|
1 unit
|
Rp 6.180.000
|
||
|
Total
|
Rp 30.735.000
|
||||
b. Biaya
Produksi/100.000 ekor
|
No.
|
Komponen
|
Jumlah Barang
|
Harga Satuan
|
Jumlah
|
|||||||||||||||
|
1
|
Pakan :
|
1 Siklus (2 Bulan)
|
|||||||||||||||||
|
Pakan Induk
|
1 Sak (50 KG)
|
Rp 8.500
|
Rp
425.000
|
||||||||||||||||
|
Cacing
|
100 takar
|
Rp 10.000
|
Rp
1 .000.000
|
||||||||||||||||
|
Feng Li 0,1,2
|
6 Sak
|
Rp
140.000
|
Rp
840.000
|
||||||||||||||||
|
F-999
|
5 Sak
|
Rp
120.000
|
Rp
600.000
|
||||||||||||||||
|
Pelet L1
|
4 Sak
|
Rp
225.000
|
Rp
900.000
|
||||||||||||||||
|
Pelet L2
|
3 Sak
|
Rp
230.000
|
Rp
690.000
|
||||||||||||||||
|
2
|
Vitamin
|
3 Btl
|
Rp
100.000
|
Rp
300.000
|
|||||||||||||||
|
Untuk biaya
pakan/200000 ekor
|
Rp
9.510.000
|
||||||||||||||||||
|
Untuk biaya
pakan/300000 ekor
|
Rp
14.265.000
|
||||||||||||||||||
|
4
|
Tenaga Kerja
|
2 Org
|
Rp
2.500.000
|
Rp
5.000.000
|
|||||||||||||||
|
Rp
5.000.000
|
|||||||||||||||||||
|
Kebutuhan biaya :
|
|||||||||||||||||||
|
A.
|
Total biaya
produksi 300000 ekor
|
Rp
19.265.000
|
|||||||||||||||||
|
B
|
Total biaya
investasi
|
Rp
30.735.000
|
|||||||||||||||||
|
Total kebutuhan biaya
|
Rp 50.000.000
|
||||||||||||||||||
c. Keuntungan
|
No
|
Hasil Panen
|
Harga Satuan
|
Pendapatan
|
Biaya Produksi
|
Biaya Penyusutan
|
Keuntungan
|
|
Selanjutnya
|
Kolam
|
|||||
|
1
|
300.000 ekor
|
Rp .120
|
Rp 36.000.000
|
Rp 14.100.000
|
Rp
1.000.000
|
Rp. 20.900.000
|
Kelompok
Pembudidaya Ikan
“d’youch fish
farm”
Agus Suryana
Ketua
IV. PENUTUP
|
Demikian proposal ini kami buat, semoga sedikit banyak dapat memberikan
gambaran akan tujuan usaha pembenihan ikan lele sangkuriang (Clarias sp.) tersebut. Semoga proposal
ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang akan menjalankan bisnis serupa.
Pandeglang, 25
Oktober 2013
|
Ketua
Agus Suryana, A.Md
|
Bendahara
Andri
Mahendra, A.Md
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar